“Tarbiyah Amaliah: Langkah Nyata Menuju Pendidikan Berkualitas”

Perdana Tarbiyah Amaliah dari santri Ahmad Fir Rafiqin. (Foto: Bag. Fotografi)

LQ NEWS -Ngatabaru, 18 April 2026 — Kegiatan Tarbiyah Amaliah kembali dilaksanakan sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi di tengah masyarakat. Program ini berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Luqmanul Hakim dengan melibatkan para santri dan juga guru.

 

Tarbiyah Amaliah merupakan kegiatan pendidikan praktik yang bertujuan melatih kemampuan mengajar, kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab para calon guru. Dalam kegiatan ini, santri diberikan kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari selama masa pendidikan.

 

Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas akhir sebagai peserta utama, didampingi para ustaz dan ustazah selaku pembimbing, dan juga santri kelas 2 TMI sebagai peserta didiknya.

Pelaksanaan Tarbiyah Amaliah dimulai pada bulan April 2026 dan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak pesantren.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Luqmanul Hakim, Ngatabaru, Sulawesi Tengah, dengan memanfaatkan ruang kelas sebagai tempat praktik pembelajaran.

Lingkungan pesantren yang mendukung suasana belajar menjadikan Tarbiyah Amaliah berjalan dengan tertib dan penuh nilai edukatif. Seluruh area pesantren seolah menjadi laboratorium pendidikan tempat santri belajar memimpin, mengajar, dan melayani.

Evaluasi dari Pimpinan Pondok Pesantren Luqmanul Hakim. (Foto: Bag. Fotografi)

Pelaksanaan Tarbiyah Amaliah memiliki tujuan besar, yaitu mencetak lulusan yang berkualitas, berilmu luas, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan praktik yang memadai. Pendidikan yang berkualitas tidak cukup hanya dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga harus dibarengi dengan keterampilan hidup, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kesiapan mengabdi kepada masyarakat.


Selain itu, kegiatan juga dipadukan dengan pembinaan rohani, motivasi, dan penanaman nilai-nilai keikhlasan dalam beramal. Dengan demikian, santri tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga matang secara spiritual dan mental.


Diharapkan melalui pengalaman, latihan, dan pembinaan yang diberikan, seluruh peserta dapat mengambil pelajaran berharga untuk bekal masa depan. Tarbiyah Amaliah menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas lahir dari kesungguhan belajar, keteladanan, serta perpaduan antara ilmu dan amal. Dengan semangat tersebut, para santri diharapkan mampu menjadi penerus perjuangan umat yang membawa manfaat luas bagi agama, bangsa, dan negara.

Praktek dari santri atas nama Khusnul Khatimah. (Foto: Bag. Fotografi)

Reporter     : Al-Ustadz Naufal M Nur

Fotografer  : Bag. Fotografi

Reviewer    : Al-Ustadz Mohammad Salman, S.Pd.

Post A Comment

Scroll to Top
Open chat
Assalamualaikum👋
Ada yang bisa dibantu ?